Gerakan Koin Peduli Prita ditopang oleh blogger dengan membuat sebuah blog khusus bertajuk Koin Keadilan.

Koin KeadilanBlog menumpang WordPress ini, dalam keterangan resmi dari para penggagasnya, Sabtu (5/12/2009), merupakan salah satu simpul informasi dukungan terhadap Prita Mulyasari, yang oleh Pengadilan Tinggi Banten diputuskan bersalah dan harus membayar denda Rp. 204 juta kepada RS Omni Internasional Alam Sutera yang menggugatnya secara perdata.

“Tiada niat menjadi pusat atau sejenisnya, sehingga kami terbuka terhadap setiap kerja sama dan menyambut baik kemunculan inisiatif serupa. Semuanya demi Prita dan kebebasan menyatakan pendapat. Mari bahu membahu,” tulis mereka dalam blog tersebut.

Dijabarkan dalam blog tersebut, para penggagas Koin Peduli Prita, yang juga membuat blog ‘Koin Keadilan’ ini adalah para blogger. Beberapa di antaranya adalah Ndoro Kakung (dengan nama asli Wicaksono) dan Bapak Blogger Enda Nasution.

Dalam blog tersebut dinyatakan “ketika keadilan direcehkan, kita pun mengumpulkan receh”.

Blog tersebut juga memberikan informasi terbaru mengenai tempat-tempat pengumpulan koin yaitu:

Koin Keadilan:
Wetiga (Warung Wedangan W-Fi), Jalan Langsat 1/3A, Kramat Pela, Jakarta Selatan. Sore sampai dini hari (Minggu tutup). Peta

Koin Peduli Prita:
Markas Sehat – 71284653, Komplek PWR no 60 Jatipadang, Ragunan, Jakarta Selatan

Samsul NA : 0818769284, Puri Anggrek Mas Blok D 2 no 4 Pancoranmas, Sawangan, Depok

Esti Gunawan : 0811101497, Cimandiri V blok FF1 No. 36 Bintaro Jaya, Banten

Albert/Ria – 0811873004, Jl Raya Kelapa Sawit BD 12 No 22, Gading Serpong

Lia – 081318877223, Jl Balimatraman, Al-Ikhlas II no.21 TR14/05, Manggarai Selatan, Tebet

Della Najla – Hp : 081513162427, Jl. Pekojan no. 45, Empang, Bogor

Heni Nuraina – 08128085617, Medang lestari D III B 103, Tangerang

Sumber : http://techno.okezone.com/read/2009/12/05/55/282093/koin-keadilan-blog-informasi-koin-prita

——————————————————————————————————————————————

Setelah pengumpulan Koin, Blogger pun berkomitmen untuk terus menggelar aksi bantuan bagi Prita Mulyasari. Salah satunya adalah sebuah konser amal.

Dikatakan salah satu penggagas Koin Keadilan, Wicaksono, blogger saat ini sedang berencana untuk menggelar konser amal tersebut. Sayangnya belum diketahui kapan rencana ini akan direalisasikan.

Dalam sebuah postingan di TweetPhoto, Sabtu (5/12/2009), sebuah foto koin bergambar Prita beredar di beberapa akun Twitter milik para penggagas tersebut. Koin tersebut disematkan sebuah kalimat yang memenuhi setengah lingkaran koin ‘Konser Koin untuk Keadilan’.

Sepertinya itu merupakan tajuk dari konser yang akan digelar para blogger nantinya.

Untuk saat ini blogger masih menerima dukungan koin untuk menggenapkan pembayaran denda Prita Mulyasari senilai Rp 204 juta.

Prita Mulyasari dijatuhi hukuman denda sekira 204 juta atas kasus pencemaran nama baik melalui perangkat elektronik (email) terhadap Rumah Sakit Omni Internasional. Keputusan ini dijatuhkan hakim setelah melalui proses pengadilan yang panjang.

Blogger Indonesia memberikan dukungan yang cukup kuat terhadap Prita yang dianggap sebagai korban dari sebuah pasal karet di undang-undang informasi dan transaksi elektronik (UU ITE). Pasal 27 ayat 3 dalam UU ITE tersebut menyebutkan Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik. Sanksi dalam pasal tersebut akan dikenakan denda sekira 1 miliar dan hukuman penjara selama 6 tahun.

Sumber : http://techno.okezone.com/read/2009/12/05/55/282094/selanjutnya-blogger-gelar-konser-amal-prita

******************************

Kenapa Harus Koin?

Pertanyaan itu mungkin terlintas di benak Anda saat mendengar ada Posko Koin Peduli Prita yang mengumpulkan koin untuk membantu Prita Mulyasari membayar denda senilai 204 juta.

Salah satu penggagas Posko Koin Peduli Prita, Ade Novita menjawab, dengan mengumpulkan koin, batas antar masyarakat akan luntur. Setiap orang punya koin sebagai nilai rupiah terkecil.

Dengan demikian, semua lapisan masyarakat dapat dijangkau. “Spiritnya koin. karena nilai rupiah terendah. Sehingga menghilangkan batasan antar lapisan masyarakat,” ujar Ade Novita saat ditemui Kompas.com di Posko Koin Peduli Prita Jakarta, Sabtu (5/12).

Memang bagi orang awam kedengarannya tidak masuk akal mengumpulkan koin dalam jumlah besar. Seperti yang pertama kali dilontarkan seorang penyumbang koin, Eksi, saat mendatangi Posko Koin Peduli Prita, Sabtu (5/12). “Ini beneran koin?,” ujarnya.

Namun, bagi Posko Koin Peduli Prita hal tersebut tidaklah aneh. Koin-koin yang dikumpulkan sama sekali tidak merepotkan, justru koin mewakili seluruh lapisan masyarakat.

“Ya beginilah koin, tapi kami tidak merasa kerepotan, justru koin yang mewakili seluruh masyarakat,” ujar Ade. Rencananya, koin-koin ini akan tetap diberikan kepada Prita Mulyasari apapun hasil putusan kasasi yang diajukan Prita nantinya.

“Kita mengikuti perkembangannya. Walaupun nantinya Prita menang kasasi, tetap diberikan, kan Bu Prita juga cukup mengeluarkan uang besar selama ini,” ujar Ade. Untuk diketahui, saat ini, Prita Mulyasari sedang mengajukan kasasi atas keputusan pengadilan yang mengharuskan Prita membayar denda 204 juta kepada R.S Omni Internasional.

Sumber : http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2009/12/06/04412985/Mengapa.Harus.Koin

******************************

Gelombang Rakyat Miskin Untuk ‘Koin Prita’

Relawan ‘Koin Peduli Prita’ dari sejumlah daerah di Indonesia juga terus bergerak.

Gerakan ‘Koin Peduli Prita’ terus menuai dukungan dari segala lapisan masyarakat. Kebanyakan dari mereka yang datang adalah masyarakat dari lapisan yang paling bawah.

“Ada pemulung datang membawa uang Rp 300 ratus,” ujar koordinator ‘Koin Peduli Prita’ Ade Novita dalam perbincangan di TV One, Senin 7 Desember 2009.

Ade juga mengatakan, para relawan ‘Koin Peduli Prita’ di sejumlah daerah Indonesia juga terus bergerak untuk menggalang dana.

Bagi masyarakat yang belum mengetahui, posko ‘Koin Peduli Prita’ di antaranya berada di Komplek PWR No 60 Jatipadang, Jalan Taman Margasatwa, Jakarta Selatan, dan warung Wetiga (Warung Wedangan W-Fi), di Jalan Langsat 1/3A, Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Hasil penghitungan selanjutnya secara periodik akan dilaporkan melalui websitekoinkeadilan.com

Gerakan ‘Koin Peduli Prita’ dipicu dari vonis Pengadilan Tinggi Banten yang mengharuskan Prita membayar ganti ruhi kepada Rumah Sakit Omni Internasional Alam Sutera sebesar Rp 204 juta.

Koin yang terkumpul nantinya akan disumbangkan kepada Prita untuk membayar RS Omni.

Sejak digagas dalam diskusi di mailing list (milis) Sehat Group pada Kamis petang lalu, ajakan pengumpulan koin ini mendapat sambutan positif dari masyarakat di jejaring Twitter dan Facebook.

Namun, para sukarelawan mengimbau masyarakat untuk menyalurkan koin ke posko yang benar-benar dapat dipercaya. “Kami akan melakukan koordinasi dengan daerah,” ujarnya

Sumber : http://metro.vivanews.com/news/read/111633-gelombang_rakyat_miskin_untuk__koin_prita_

Dikutip dari : http://solocybercity.wordpress.com/2009/12/06/koin-keadilan-blog-informasi-koin-prita/

Advertisements